Mempelajari bahasa asing merupakan salah satu hal terpenting saat ini, selain bahasa inggris ada beberapa bahasa asing yang banyak digunakan di dunia yaitu, mandarin, bahasa korea, bahasa jepang dll. fenomena budaya dan ekonomi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi banyaknya orang tertarik mempelajari bahasa asing.
Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang diminati oleh banyak orang. Budaya mereka yang unik membuat banyak wisatawan tertarik pada negara sakura tersebut. Bahasa Jepang juga merupakan salah satu tersulit untuk dipelajari namun, jika kamu tekun dan memiliki tekad yang kuat kamu akan bisa mengatasi kesulitan tersebut. berikut beberapa website dan aplikasi yang bisa kalian gunakan untuk belajar bahasa jepang secara gratis.
1. Duolingo
siapa sih yang tidak mengenal aplikasi ini! Duolingo merupakan aplikasi yang terkenal sebagai platform belajar bahasa asing. kalian bisa mempelajari berbagai macam bahasa asing seperti, bahasa jepang, mandarin, arab, dll. aplikasi ini lebih mempelajari berbagai macam kosakata dan kalimat, buat kamu yang masih pemula dan ingin menambah kosakata serta merangkai kalimat aplikasi ini cocok buat kalian.
2. Write it! Japanese
Fitur utama dari aplikasi ini yaitu bagaimana cara penulisan huruf hiragana & katakana yang benar. Aplikasi ini sangat cocok buat kalian yang baru terjun belajar bahasa jepang.
3. mochidemy.com
jika sebelumnya aplikasi kalau yang ini merupakan website belajar huruf hiragana & katakana. fungsi nya sama dengan aplikasi Write it! yang membedakan tampilan di website ini sangat menarik sehingga kalian tidak akan bosan belajar disini.
4. minato-jf.jp
website lainnya yaitu dari minato-jf.jp. website ini menyediakan berbagai macam kursus mandiri buat kalian yang ingin memperdalam bahasa jepang. btw course ini gratis loh... jadi daftar segera dan mulai belajar.
5. NHK
terakhir tempat belajar bahasa jepang yg bisa kalian kunjungi yaitu website NHK. website ini memiliki berbagai fitur lengkap untuk kalian yang ingin memperdalam bahasa jepang seperti, fitur percakapan dan tata bahasa.
itu saja 5 aplikasi dan website yang bisa kalian gunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa jepang kalian. kamu juga bisa membuat proses belajar lebih efektif dan menyenangkan. jadi, mulailah sekarang dan jangan pernah berhenti belajar!! Ganbatte......Sheny desu dou zo yoroshiku ja a ne 😊
Melibatkan anak-anak dalam proses pengecatan tembok adalah cara yang menyenangkan dan edukatif untuk mengembangkan kreativitas mereka. Kegiatan ini tidak hanya membantu anak-anak mengenal warna dan pola, tetapi juga mempererat hubungan keluarga. Berikut adalah beberapa ide dan tips untuk berkreasi dengan warna dalam cat tembok bersama anak:
1. Membuat Mural Kreatif
Biarkan anak-anak mengekspresikan imajinasi mereka dengan membuat mural pada dinding kamar atau ruang bermain. Anda bisa memilih tema tertentu, seperti taman bunga, dunia bawah laut, atau luar angkasa. Sediakan cat dengan berbagai warna cerah dan alat-alat seperti kuas, roller kecil, dan stensil untuk membantu mereka menggambar.
2. Pola Stensil yang Menarik
Stensil adalah alat yang sangat berguna untuk menciptakan pola yang rapi dan menarik. Pilih stensil dengan bentuk sederhana seperti bintang, hati, atau binatang. Anak-anak bisa mengecat di dalam stensil untuk menciptakan pola yang berulang di dinding. Ini juga membantu mereka belajar tentang bentuk dan pola.
3. Aksen Dinding dengan Cap Tangan
Menggunakan cap tangan anak-anak sebagai elemen dekoratif pada dinding adalah cara yang menyenangkan dan personal untuk menghias ruangan. Pilih satu dinding atau bagian dinding untuk dijadikan kanvas. Cat tangan anak-anak dengan berbagai warna dan biarkan mereka menekan tangan mereka di dinding. Ini bisa menjadi kenangan indah yang akan bertahan lama.
4. Lukisan Roller dan Sponge
Menggunakan roller atau sponge untuk melukis dinding adalah cara yang mudah dan menyenangkan bagi anak-anak. Mereka bisa membuat pola abstrak atau tekstur unik dengan teknik ini. Anda bisa memandu mereka untuk membuat gradasi warna atau efek ombre yang sederhana, menciptakan tampilan yang menarik dan dinamis.
5. Proyek Cat Papan Tulis
Cat dinding dengan cat papan tulis (chalkboard paint) untuk menciptakan area di mana anak-anak bisa menggambar dan menulis sesuka hati dengan kapur. Ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga praktis karena mudah dihapus dan diperbarui dengan karya baru kapan saja.
6. Galeri Seni Mini
Sediakan area khusus di dinding untuk memajang karya seni anak-anak. Dinding ini bisa dicat dengan warna netral, kemudian tambahkan bingkai atau kawat untuk menggantung gambar dan lukisan mereka. Biarkan anak-anak memilih karya mana yang ingin dipajang dan ubah secara berkala, menciptakan galeri seni mini yang terus berkembang.
7. Tema Karakter Favorit
Jika anak-anak memiliki karakter kartun atau buku favorit, Anda bisa mengajak mereka untuk menghias dinding dengan tema tersebut. Cetak gambar-gambar karakter dan bantu anak-anak mewarnainya di dinding. Ini bisa menjadi proyek besar yang dilakukan bersama-sama dalam beberapa sesi, menciptakan dinding tematik yang unik dan menyenangkan.
Tips untuk Mengajak Anak Berkreasi dengan Cat Tembok:
Pilih Cat yang Aman: Pastikan cat yang digunakan aman untuk anak-anak, bebas dari bahan kimia berbahaya, dan tidak berbau menyengat.
Gunakan Pakaian Pelindung: Gunakan pakaian lama atau apron untuk melindungi pakaian anak-anak dari noda cat.
Persiapan Area: Tutupi lantai dan furnitur dengan kain atau plastik untuk melindunginya dari tumpahan cat.
Berikan Bimbingan: Bimbing anak-anak selama proses pengecatan dan biarkan mereka bereksperimen. Berikan pujian dan dukungan agar mereka merasa percaya diri dengan hasil karyanya.
Dengan ide-ide ini, berkreasi dengan warna dalam cat tembok bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan mendidik bagi anak-anak. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar tentang warna, pola, dan keterampilan motorik halus, sambil menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.
teman teman kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara nya membuat form dengan menggunakan google form. untuk info lengkapnya silahkan unduh di bawah ini yaa...
Atur pengaturan Network Sharing pada komputer Anda
Sebelum Anda memulai proses File Sharing atau berbagi file antar komputer, Anda harus mengatur dulu pengaturan Network Sharing pada laptop Anda. Caranya adalah sebagai berikut:
Buka Control Panel pada komputer Windows Anda
Pilih Network and Sharing Center
Klik tulisan “Change advanced sharing settings” pada bagian kiri layar
Pada jendela “Advanced sharing settings”,cari profil yang sedang Anda pakai. Ada 2 profil yang tersedia, yaitu “Home or Work” dan “Public”. Bagaimana cara mengetahuinya? Anda cukup melihat profil yang terdapat kalimat Current Profile.
Pada bagian ini, Anda akan dihadapkan pada beberapa kategori pengaturan. Berikut penjelasan dari tiap kategori:
Network Discovery. Biasanya ketika dinyalakan, komputer yang terhubung pada suatu jaringan akan mencari perangkat lain yang terhubung pada jaringan yang sama. Begitu juga dengan komputer lain yang mungkin bisa menemukan komputer anda dalam jaringan yang Anda pakai. Pilihan ini berfungsi untuk mengatur apakah komputer Anda bisa ditemukan oleh komputer lain atau tidak.
File and Printer Sharing. Pengaturan ini harus dinyalakan jika Anda hendak berbagi file atau sharing antar komputer. Pilih “Turn on file and printer sharing”
Public Folder Settings. Ketika pengaturan ini diaktifkan, Anda bisa berbagi file melalui folder Public pada komputer Anda dengan komputer lain. Folder Public ini juga digunakan oleh semua komputer yang terhubung dalam jaringan yang Anda gunakan untuk saling mengakses data pada komputer Anda. Namun, ada yang harus diperhatikan dari cara sharing antar komputer ini. Jangan mengaktifkan pengaturan ini jika Anda berada di jaringan umum, kecuali jika Anda percaya akan keamanan jaringan tersebut. Jika Anda berada di jaringan dalam rumah atau kantor, Anda boleh mengaktifkan pilihan ini.
Media Streaming. Pengaturan ini membolehkan Anda untuk mengakses file multimedia seperti gambar, video, dan musik dengan menggunakan software Windows Media Player. Untuk mengubah pengaturannya, klik “Choose media streaming options…”.
File Sharing Connection, Pengaturan ini berfungsi untuk enkripsi koneksi pada jaringan yang sedang aktif. Windows secara default telah mengatur enkripsi 128-bit. Jika ada anggota jaringan Anda yang masih menggunakan enkripsi 40 atau 56 bit, sebaiknya pilih “…that use 40 or 56-bit encryption”
Password protected sharing, pengaturan ini mengharuskan orang lain yang hendak mengakses file atau dokumen yang telah Anda bagikan untuk mempunyai username dan password, dimana kedua hal tersebut dibuat di komputer Anda.
Homegroup Connection, Secara default, Windows telah mengatur Homegroup agar mempunyai password yang sama pada tiap komputer yang sudah tergabung. Namun hal tersebut tidak direkomendasikan untuk keamanan. Oleh karena itu, pilih “Allow Windows to manage homegroup connections”
Share file yang ingin dibagikan
Setelah mengatur beberapa pengaturan pada Network Sharing, selanjutnya Anda share beberapa file yang Anda inginkan. Caranya adalah sebagai berikut:
Buka Windows Explorer
Pilih dulu folder mana yang ingin Anda share. Kemudian klik kanan pilih “Share with” > “Specific people”
Di bagian ini Anda tambahkan user “Everyone”, kemudian klik Add. Jika Everyone sudah ditambahkan, klik “Share”.
Setelah itu akan dapat konfirmasi “Your Folder is Shared”, kemudian klik “Done”.
Selain file atau folder, Anda juga bisa berbagi file yang terdapat pada drive komputer Anda kepada orang lain. Berikut caranya:
Tentukan dulu drive mana yang ingin dibagikan. Lalu, klik kanan pada drive yang akan dibagikan, kemudian pilih share with > advanced sharing.
Klik Advanced sharing.
Beri tanda centang pada “Share this folder”.
Klik “Permissions” untuk menambahkan user serta mengatur permission dari user tersebut.
Klik “Add” jika Anda ingin menambahkan user atau grup. Jika Anda ingin membagikannya untuk semua orang, pilih “Everyone”. Lalu atur permissions-nya.
Klik OK.
Kembali lagi ke jendela Properties. Sekarang Anda beralih ke tab security. Klik tombol Edit untuk menambahkan user serta mengatur permissions.
Klik “Add” untuk menambahkan user
Pada jendela “Select User or Group”, klik “Advanced”.
Pada bagian ini, Anda bisa memilih user apa saja yang bisa mengakses data yang Anda share. Klik “Find now” terlebih dulu agar daftar user-nya muncul. Kemudian pilih “Everyone”.
Klik OK.
Pada object names yang sudah terisi, klik OK.
Atur permissionnya. Caranya klik Everyone, lalu atur permission sesuai keinginan Anda. Terakhir klik OK.
Cek koneksi jaringan Anda
Untuk mengecek apakah Anda sudah bisa sharing dengan komputer lain, caranya adalah dengan mengetikkan Internet Protocol (IP) address dari komputer yang ingin Anda akses filenya pada kolom alamat Windows Explorer. Cara cek IP Address dari komputer rekan Anda adalah coba cek Properties pada Network and Sharing Center. Contoh, alamat IP komputer rekan Anda adalah 192.168.40.34. Maka Anda ketikan “\\192.168.40.34” pada kolom alamat Windows Explorer Anda. Selain menggunakan cara tersebut, Anda juga bisa langsung mengakses file rekan Adan melalui menu Network di bagian kiri bawah Windows Explorer. Cari nama komputer rekan Anda, lalu klik pada nama komputer rekan Anda.
B. TUTORIAL ABOUT PRINTER SHARING
Pertama-tama kamu harus memastikan dahulu pengaturan File and Printer Sharing sudah dalam keadaan aktif, berikut ini caranya
Buka control panel dari start menu
Kemudian pilih Netword and Internet
Selanjutnya klik Netword and Sharing Center
Kemudian pilih Change Advanced Sharing Setting
Pada bagian File and printer sharing pastikan dalam keadaan “Turn on file and printer sharing”
Kemudian Scroll kebawah cari Password protected sharing pilih “Turn of password protected sharing”. Tujuannya agar printer yang sudah di share dapat digunakan komputer lain tanpa harus memasukkan password.
Jika sudah klik Save Changes untuk menyimpan perubahan.
Setelah mengaktifkan pengaturan File and printer sharing, selanjutnya melakukan sharing printer. Pastikan driver printer sudah terinstal dan komputer bisa melakukan print dengan normal, coba test print dahulu untuk memastikannya.
Ikuti langkah-langkah sharing printer dibawah ini dan terapkan di komputer yang terhubung langsung dengan printernya.
Cara sharing printer ke komputer lain
Buka Devices and Printers dari Start Menu
Klik kanan pada Model Printer yang akan di sharing dan pilih Printer Properties
Maka akan tampil jendela properties dari printer nya
Kemudian pilih tab Sharing dan aktifkan ceklis pada bagian “Share this printer”
klik Apply dan Ok untuk menyimpan settingan
Pada tahap ini printer sudah selesai di share dan siap digunakan, selanjutnya kita hanya perlu menghubungkannya agar bisa digunakan di komputer lain.
Perlu diingat syarat utama agar komputer atau laptop lain bisa tersambung dengan printer yang sudah di share yaitu harus berada di satu jaringan yang sama.
Cara menghubungkan printer yang sudah di share
Aktifkan juga File and printer sharing di komputer yang akan mengakses printer yang sudah di share.
Buka My Computer atau File Exlorer dari Start Menu bisa juga dengan menekan logo windows + E secara bersamaan kemudian pilih Network di sebelah kiri bawah.
Cari nama komputer yang terhubung dengan printer, buka dengan cara klik 2x pada nama komputer nya
Maka akan tampil printer yang sudah di share tadi, klik kanan dan pilih Connect, komputer akan otomatis menginstal driver nya.
Selesai, kamu sudah bisa menggunakan printer sharing tersebut. Pilih nama printernya saat mencetak dokumen.
C. TUTORIAL ABOUT TOPOLOGY OF NETWORK
Langkah pertama kita buat topologinya, topologi yang dimaksud terdiri dari :
2 Router
2 Switch
2 PC
P.1 Rancangan Topologi
Dan Kabel yang digunakan :
Kabel Straight-Through
Kabel Cooper Cross-Over
NOTE :
Kabel Straight
P.2 Kabel Straight
Kabel dengan kombinasi ini digunakan untuk koneksi antar perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer ke switch, komputer ke hub/bridge, router ke switch dsb.
Kabel Cooper Cross-Over
P.3 Kabel Cooper Cross-Over
Kabel digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Langkah kedua kita tentukan IP Address yang akan digunakan, disini kita akan menggunakan IP Address kelas C, kenapa IP Address kelas C? karena disini jaringan komputer yang akan dibuat berukuran kecil/berskala kecil, jadi dengan IP Address kelas C sudah bisa mengkoneksi perangkat. Berikut IP Address :
P.4 Tabel IP Address,IP Route dan Gateway
Langkah ketiga kita buka Cisco Packet Tracer, disini saya pakai Cisco Packet Tracer versi 7.3.0, setelah dibuka kita input perangkat — perangkat topologi yang sebelumnya sudah dirancang.
Setelah semua perangkat sudah disiapkan, kita hubungkan kabel — kabel untuk menghubungkan Router, Switch dan PC yang digunakan.
Bila sudah selesai dihubungkan kabelnya, langkah keempat kita konfigurasi interface pada router, disini kita konfigurasi secara manual.
Secara default , CLI (Command Line Interface) akan masuk ke mode user, tandanya adalah simbol “>” yang ada dibagian depan nama host(dalam hal ini “router”). Pada mode user kita tidak dapat mengkonfigurasi apapun, oleh karena itu harus beralih ke mode privileged(juga dikenal sebagai EXEC-level mode) dengan perintah “router>enable” kemudia tekan enter. Apabila perintah berhasil tereksekusi, maka simbol didepan nama host akan berubah menjadi “#”.
Router# conf t / configure terminal
Untuk dapat melakukan konfigurasi, dengan perintah tersebut kita akan masuk ke Global Configuration Mode. Indicator pada host nantinya akan berubah menjadi “router(config)# yang artinya telah masuk ke Global Configuration Mode.
Router{Config-if}#no shutdown
Untuk mengaktifkan interface, jika kita ingin mendisable kita tinggal ketik Shutdown pada perintah konfigurasi interface.
Router{Config-if}#exit
Untuk Keluar dari configure terminal, akan kembali semula.
Router{Config}#interface fastEthernet 0/0
Untuk beralih ke mengkonfigurasi antarmuka fastEthernet 0/0